Ibu..
Apa yang terlintas Ketika mendengar kata Ibu?
Bukan hanya sekedar Peran, namun
Ibu adalah salah satu pondasi utama dalam keluarga. Dari Kasih sayangnya,
kekuatannya, Do’a nya melahirkan keluarga Tangguh.
Ibu menjadi pusat kebahagian
keluarga. Bukan hanya menjadi sosok yang melahirkan, menyusui saja, tetapi
menjadi pusat emosi, kasih sayang, dan kehangatan dalam rumah. Bahkan kehadiran
Ibu terkadang menjadi penentu emosi dalam keluarga.
Ketika Ibu mampu tenang dalam
menghadapi setiap urusan, merespon keunikan tingkah anak-anak, ketenangan dan
kelembutan Ibu akan dapat dirasakan dan dapat membentuk karakter anggota keluarga
lainnya. Hal ini selaras dengan sabda Rasulullah Saw:
"Jika
Allah swt menghendaki kebaikan bagi suatu keluarga, Dia menumbuhkan kelembutan
pada diri mereka" (HR Abi ad-Dunya).
Begitu juga dalam kutipan Ki
Hajar Dewantara, juga menegaskan bahwa Pentingnya peran keluarga dalam
membentuk karakter anak,
“keluarga
adalah pusat pendidikan yang pertama dan terpenting”
Namun, hal ini bukan hal yang
mudah. Terkadang tuntutan multitasking pada Ibu membuat begitu banyak yang ia
pikirkan: memenuhi kebutuhan keluarga, mengurus keperluan sekolah anak,
memastikan makanan tersedia di meja makan, menyiapkan seragam kerja suami dan
anak agar siap dipakai, bahkan juga ada yang perlu memenuhi kebutuhan ekonomi
keluarga.
Hal ini membuat fikiran seorang
Ibu bercabang sehingga secara otomatis menuntut ibu harus bergerak dengan cepat
bahkan sampai merasa kewalahan.
Terlebih kemajuan teknologi,
kemudahan mengakses media sosial membuat informasi sangat mudah didapat bahkan
sulit terfilter dengan baik sehingga mempengaruhi beban psikologis Ibu.
Maka…
Teruntuk semua yang bergelar
Ibu, Sayangilah dirimu.
Ketika kita memahami emosi kita mempengaruhi kehangatan keluarga, kita perlu menjaga kewarasan diri kita. Saat rasa Lelah itu datang, terimalah dan berikanlah ‘Jeda’ pada diri kita. Pilih aktivitas sederhana untuk mengembalikan energi postif dan menenangkan fikiran. Ajak Pasangan untuk saling menguatkan.
Mari kita menjaga kewarasan sebagai seorang Ibu, agar kita
Bahagia dalam menghadapi dunia .
Peluk Dirimu Hari Ini
Terima kasih ya, Bu, sudah berjuang sejauh ini. Jika hari
ini terasa berat, tak apa untuk mengakui bahwa Ibu lelah. Beristirahatlah tanpa
rasa bersalah. Karena saat Ibu sehat lahir dan batin, Ibu sedang membangun
fondasi terkuat untuk masa depan keluarga tercinta.
Sebab rumah yang paling nyaman, adalah Ibu yang bahagia
Selamat Hari Ibu untuk semua Ibu
yang Luar Biasa 😊💕