Selasa, 22 Juni 2021

Waspada Adiksi Gadget/Internet/Game

Penelitian yang dilakukan oleh Kristiana, dkk tahun 2019 menunjukkan bahwa 31,4 % remaja memiliki risiko untuk mengalami adiksi internet. Pada remaja perempuan, 7 dari 10 berisiko kecanduan media sosial. Sementara pada remaja laki-laki, 7 dari 10 anak berisiko untuk kecanduan games online.  Kecanduan internet ditandai dengan penggunaan internet berlebihan akibat kurangnya kemampuan dalam pengendalian diri, dan menganggu fungsi sehari-hari, misalnya bolos kelas, penurunan prestasi sekolah dan tidur menjadi berkurang. Anak dan remaja lebih rentan mengalami kecanduan internet karena rasa ingin tahu yang sangat besar dan bagian otak yang berfungsi untuk mengendalikan perilaku masih dalam proses perkembangan. 


■ Gejala-gejala adiksi (kecanduan) internet/game/gadget :

- Berpikir terus menerus untuk bermain internet/game/gadget

- Menggunakan internet/game/gadget lebih lama dari waktu yang sudah ditentukan

- Berusaha untuk mengurangi atau menghentikan bermain namun gagal

- Membutuhkan waktu semakin lama untuk mendapatkan kepuasan saat bermain internet/game/gadget

- Menggunakan internet/game/gadget untuk mengalihkan rasa sedih, marah, kecewa

- Merasa sedih, cemas, gelisah saat tidak bermain internet/game/gadget atau saat berusaha mengurangi, memberhentikannya

- Memiliki masalah di sekolah, dengan teman, guru, orang tua, keluarga karena penggunaa internet/game/gadget


Apabila ditemukan gejala-gejala di atas segera lakukan : 

- Digital Detox

- Konsultasi ke Profesional Kesehatan Jiwa seperti Psikiater, Perawat Jiwa, Psikolog, Konselor untuk mendapatkan pertolongan.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cukup Menjadi Saya

Di tengah arus kehidupan yang begitu cepat, kita sering tanpa sadar terjebak dalam kebiasaan membandingkan diri. Media sosial, lingkungan se...